Sejarah Psikologi Abnormal & Patologi

1. Masa awal Demologi Awal

Makhluk jahat menempati seseorang dan mengembalikannya sehingga sakit jiwa ‘exorcism’ adalah pengusiran roh jahat dgn ritual seprti doa, suara gaduh, dipaksa minum cairan yang tdk enak.

2. Masa Somatogenesis

(Hippocrates) penyakit jiwa disebabkan karena gangguan pada jasmani. Otak yang berisi kemampuan intelek dan intuisi sehingga kalau pikiran seseorang menyimpang berarti ada patologi di otak.

Klasifikasi gangguan mental : mania, melancholia, phrenitis.

Hippocrates yang menyatakan bahwa fungsi otak yang normal serta kesehatan mental bergantung pada keseimbangan cairan tubuh :

  1. Darah…. Temperamen mudah berubah
  2. Empedu hitam…. Melancholia
  3. Empedu kuning…. Cemas dan mudah tersinggung
  4. Phregma/lender…. Lambat/bodoh
  5. Masa Orang Sakit Jiwa dianggap sebagai tukang sihir

Abad ke-13 Eropa terjangkit wabah dan dua kali mencari kambing hitam -> tukang sihir (pada akhirnya dibunuh).

3. Masa Perkembangan Asylum

Eropa abad ke-19 terdapat penyakit lepra. Orang-orang sakit ditampung leprosium diubah menjadi Asylum (rumah sakit jiwa).

Bapak psikiater Amerika, Benjamin Rush, mengatakan bahwa gangguan jiwa disebabkan kebanyakan darah, maka secara periodic darah sipenderita ‘dikop’.

4. Masa Moral Treatment

Sudah ada atau lebih moralistic untuk gangguan jiwa. Phillipe Pinnel yaitu tokoh utama dalam gerakan perlakuan yang manusiawi terhadap pasien jiwa di Asylum. Pinel membuka rantai-rantai besi pasien di RS La Bicetre (Paris) – sejenis Asylum terbesar.

William Tuke mendirikan RS jiwa York Retreat di Inggris. Ia memberikan kepada pasien jiwa suasana yang sepi, religious, bekerja di kebun, istirahat, dan bercakap-cakap dengan perawat.

5. Masa mulanya pemikiran baru

  • Somatogenesis

Dr. Wilhem Griessinger (Jerman) mengatakan gangguan jiwa disebabkan oleh sebab fisik, sesuai pandangan somatogenesis Hippocrates. Emil Kraeplin membuat klasifikasi tentang sifat-sifat organic dari gangguan jiwa. Penyakit jiwa ada kecenderungan sekelompok symptom (gejala/sindrom). Setiap penyakit jiwa berbeda satu sama lainnya dalam hal asal usul, symptom, perjalanan penyakit, dan akibatnya. Kraeplin membagi penyakit jiwa menjadi dua :

-Dementia Praecox – skizofrenia – ketidakseimbangan kimia

-Psikosis manic depresif  – ketidakteraturan metabolism

  • Psikogenesis

Eropa Barat (Perancis dan Austria) akhir abad ke 18-19, gangguan jiwa dianggap karena kerusakan fungsi psikologis dan waktu di Eropa banyak hysteria (sekarang : gangguan konvensi). Mereka menderita ketidakmampuan fisik, seperti buta atau lumpuh tanpa sebab.

Anton Mesmer (Austria) mengatakan bahwa hysteria disebabkan psikologis da Vienna oleh Dr. Joseph Breuer mengatakan bahwa menghipnotis seseorang yang terkena hysteria serta membiarkan melakukan katarsis.

adapted by : PPDGJ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s